PELATIHAN PEMBUATAN BIOPORI | KEGIATAN AGRO EDUKASI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM ADALAH TEKNIK MEMBUAT BIOPORI

PELATIHAN PEMBUATAN BIOPORI | KEGIATAN AGRO EDUKASI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM ADALAH TEKNIK MEMBUAT BIOPORI


Paket Agro Edukasi. Kegiatan agro edukasi dalam dunia wisata edukasi sangat beragam jenis kegiatannya. Mulai dari praktek yang bersifat sains ataupun hanya fun itu sangat beragam. Akan tetapi ada beberapa kegiatan yang dikhususkan untuk siswa siswi yang sudah sampai ditingkat yang lebih tinggi jenjang pendidikannya. 

Kegiatan agro edukasi yang bersifat sains atau pelatihan yang membutuhkan konsentrasi dan keterampilan tidak bisa diberikan kepada siswa yang berada di level PG, TK dan SD (kelas 1-3).


Adapun paket Agro edukasi yang akan dijelaskan pada artikel ini adalah tentang bagaimana cara membuat biopori dengan baik dan benar, silahkan disimak artikel berikut ini.

Dalam artikel kali ini, kita membahas tentang pentingnya kita mulai membuat biopori & sumur resapan khususnya bagi kita yang tinggal di daerah perkotaan.
Dengan biopori, kita memperbaiki kualitas tanah dan air tanah. Sedangkan sumur resapan memperbaiki kuantitas air tanah sebagai cadangan di waktu kemarau.
Untuk membuat biopori, ada beberapa peralatan yang kita perlu siapkan, antara lain:
  1. Bor Tanah manual.
  2. Pipa PVC berdiameter 10 – 15 cm dan panjang 100 – 120 cm. Beri lubang-lubang di sepanjang permukaan dinding pipa. Lubang-lubang ini akan memberikan jalan bagi organisme di dalam tanah yang akan membantu mengurai sampah organik.
  3. Tutup pipa PVC. Jangan lupa memberi lubang-lubang pada permukaan atasnya.
  4. Sedikit adukan semen
  5. Air secukupnya, untuk adukan semen dan untuk membasahi area yang akan dilubangi.
  6. Sampah organik (daun-daun kering atau rumput kering)
 Sekarang mari kita bahas cara membuat Biopori:
  1. Tentukan lokasi untuk Biopori. Perlu dicatat bahwa Biopori ini dibuat sebanyak 10 lubang untuk setiap 50 meter persegi luas lahan, dengan jarak antar lubang sekitar 50 hingga 100 cm.
  2. Sebelum digali, sirami lokasi tersebut dengan air supaya lebih empuk saat dilubangi dengan bor tanah.
  3. Lubangi tanah dengan diameter 10 hingga 15 cm dengan kedalaman sekitar 100 hingga 120 cm, tetapi tidak sampai melampaui kedalaman permukaan air tanah. Gunakan linggis, jika terdapat batuan keras.
  4. Masukan pipa PVC yang sudah dilubangi permukaan dinding pipanya. Pipa ini akan melapisi lubang yang kita buat agar mencegah guguran tanah yang akan menutup lubang. Sisakan ujung pipa sepanjang sekitar 5 cm di atas permukaan tanah supaya dapat dipasangi tutup.
  5. Mulut lubang diberi adukan semen untuk mencegah guguran tanah yang akan menutup lubang dan mengikat pipa PVC pada tempatnya.
  6. Masukan sampah organik. Biarkan selama sekitar 3 bulan. Setelah itu sampah organik tersebut sudah berubah menjadi kompos. Keluarkan kompos tesebut dan gunakan sebagai pupuk tanaman. Masukan sampah organik lain ke dalam lubang biopori.
  7. Pasang tutup pipa PVC pada ujung pipa PVC yang tersisa di atas permukaan tanah.

Jika sekolah Anda ingin lebih jelas tentang bagaimana cara membuat biopori dengan baik dan benar, silahkan hubungi kontak person di bawah ini.


                                                                                 
                                                                                 BACK TO HOME
Diberdayakan oleh Blogger.